21 Rahasia Sukses Manajer Bisnis Global

21 Rahasia Sukses Manajer Bisnis Global

Strategi 1. Temukan Peluang Pasar dan Kuasailah

Strategi menjadi seorang entrepreneur yaitu melatih diri mencari peluang, kesempatan atau celah , lalu memanfaatkan dan menguasainya. Perhatikan lingkungan sekeliling Anda. Lihatlah bagaimana anak muda dengan mesin ketiknya di sebuah rental komputer dekat kampus, jasa apa yang ia jual? Lihat pula pedagang gorengan yang selalu ada di dekat kampus, mengapa ia memilih tempat itu? Lalu bagaimana dengan banyaknya tempat kos di sekitar kampus, mengapa ia dianggap bisnis yang menguntungkan? Jawaban yang sederhana atas pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah bisnis ada karena ada kemauan untuk melakukannya. Prinsip ini pada dasarnya sama saja dari Bangok sampai silicon Valley, yakni kesuksesan dalam bisnis selalu berpegang pada prinsip mencari peluang dan memanfaatkan peluang itu dengan baik.

Strategi 2. Selesaikan Pekerjaan Rumah Anda

Jika Anda telah terbiasa melakukan pekerjaan rumah dengan baik, maka Anda akan berhasil pada pekerjaan lainnya. Berikut ini adalah poin yang harus Anda perhatikan ketika Anda mempersiapkan diri akan melakukan suatu bisnis, yaitu :
• Mulailah dari yang kecil
• Pertimbangkan masalah franchise
• Identifikasi masalh di pasar
• Lakukan penelitian
• Berpikirlah secara lateral
• Tentukan kemampuan dan sumber yang dibutuhkan
• Proyeksikan dimensi keuangan

Strategi 3. Cintailah Pekerjaan Anda dan Bersenang-senanglah

Menurut James M. Barrie “ Rahasia kebahagiaan bukanlah melakukan apa yang kita sukai, tapi menyukai apa yang kita lakukan.”
Jika Anda tidak menikmati apapun pekerjaan Anda, berarti Anda tidak dapat memanfaatkan waktu dan menghargai tenaga yang diperlukan untuk menjadikan pekerjaan Anda sesuai dengan cita-cita dan harapan Anda.

Strategi 4. Bekerjalah Keras dan.. Bermainlah Keras

Tidak lah mudah untuk menjadi seorang entrepreneur sejati. Akan ada banyak krisis-krisis yang menghadang dalam pencapaian tujuan berbisnis. Tanpa kerja keras Anda akan mengalami kesulitan-kesulitan dalam menghadapi kriisis-krisis yang terjadi. Namun demikian kerja keras yang terus menerus tak dapat menjadikan Anda seorang entrepreneur yang suskses. Karena kerja keras tanpa henti dapat memberikan dampak buruk baik bagi kesehatan pikiran dan badan Anda.

Strategi 5.Manfaatkan Kepakaran Orang Lain

Seorang entrepreuner penting mengenal yang namanya kecerdasan teknis. Anda membutuhkan orang-orang berkualitas dan berpengalaman yang dapat membantu menyelesaikan pekerjaan Anda. Namun dengan kualifikasi-kualifikasi yang bagus tidak pula menjamin kesuksesan pada tingkatan dunia korporasi. Perusahaan apapun dan bagaimanapun , Anda harus memiliki keahlian teknis maupun kemampuan memperkerjakan orang-orang yang dapat meringankan beban pekerjaan Anda. Inilah yang disebut memanfaatkan kepakaran orang lain atau OPB (other people’s brain).

Strategi 6. Tentukan tujuan-tujuan Anda (tetapi jangan terlalu kaku denga “visi” Anda)

Jika Anda tidak memiliki tujuan, maka akan sangat sulit mencapai sesuatu dan mengukur kemajuan yang Anda capai. Sbaiknya Anda harus bisa membedakan tujuan dan visi. Tujuan akan memberikan dorongan untuk Anda. Tujuan Anda harus diarahkan untuk membuat bisnis anda sukses; jika Anda dapat melakukan itu, maka keuntungan akan mengalir ke perusahaan Anda. Uang hanya sebagai sebuah cara untuk mempertahankan nilai, cara untuk menentukan seberapa baik Anda dalam melakukan tugas Anda.

Strategi 7. Percayalah Intuisi Anda

“Kepuasan dalam hidup ini adalah melakukan apa yang dikatakan orang lain tidak mampu Anda lakukan” ,begitulah menurut Walter Gagehot.
Dalam berbisnis tak jarang keputusan yang diambil berdasarkan intuisi lebih baik daripada keputusan berdasarkan penalaran analistik. Intuisi itu sendiri adalah kata yang sulit didefinisikan. The Concise Oxford English Dictonary mendefinisikan intuisi,yaitu pemahaman segera oleh pikiran tanpa penalaran, pemahaman yang segera oleh indera, oleh wawasan.

Strategi 8. Raihlah Cita-cita Setinggi-tingginya (setidaknya sekali)

Jangan pernah Anda merasa takut untuk mengambil langkah-langkah berani jika memang diperlukan. Anda tidak akan mampu menyebrangi jurang yang dalam hanya dengan melalui dua loncatan saja. Menjadi seorang entrepreneur jangan pernah merasa takut untuk memengambil resiko sebesar apapun itu.

Strategi 9. Belajarlah Kiat Menjual

Pada berapapun umur Anda dan berbisnis apapun yang Anda kuasai, seorang entrepreneur yang sukses harus mengetahui bagaimana caranya menjual. Menjual adalah kemampuan untuk membujuk orang agar mereka mau mempertimbangkan sudut pandang Anda. Di dunia ini ada beberapa orang dilahirkan dengan bakat penjualan yang luar biasa, sedangkan beberapa yang lainnya harus mempelajari bagaimana penjualan yang benar.
Menurut beberapa analis, Seni menjual dibagi menjadi 5 elemen :
1. Pengembangan prospek : mengidentifikasi apa yang sebenarnya diinginkan oleh pelanggan.
2. Melakukan pendekatan : mulailah dengan mengakses situasi dari sudut pandang pelanggan.
3. Memunculkan pesan : percayalah dengan apa yang Anda jual.
4. Mengakhiri transaksi : ingatlah Anda harus berhasil melakukan penjualan, sedangkan hal-hal lainnya hanya bersifat pembicaraan pembunuh waktu.
5. Menindaklanjuti : patikan para pelanggan Anda senang dan ingin membeli lebih banyak lagi dari Anda.

Strategi 10. Jadilah Seorang Pemimpin

Ketika kepemimpinan merupakan suatu kualitas elusive yang perlu didefinisikan, ada beberapa hal mendasar yang membentuk sebuah platform yang perlu dibangun :
• Memberi motivasi
• Mau mendengarkan
• Berilah tim Anda kepercayaan
• Ucapkanlah terima kasih
• Berperilakukulah dengan santun
• Dengarkan segalanya dengan seksama agar dapat bertindak antipasif
• Bersikaplah fleksibel
• Tetaplah tenang meskipun dalam kondisi tertekan
• Memimpinlah dengan menjadi contoh yang baik
• Jadilah ahli
• Tetaplah merendah
• Humoris
• Merayakan kesuksesan

Strategi 11. Ambil Hikmah Kegagalan dan Jangan Menyerah

Yakinlah bahwa mengantisipasi bencana sejak dini merupakan karekteristik dari seorang entrepreneur. Jangan biarkan kebanggan dan sentimen mempengaruhi keputusan-keputusan Anda. Ketika sebuah gagasan gagal, gunakan ia sebagai pelajaran pengalaman dan cepatlah bangkit kembali untuk mengejar target-target Anda berikutnya. Jangan pernah takut terhadap kegagalan karena kegagalan salah satu cara mengerjakan sesuatu dengan lebih baik lagi.
Bagi kebanyakan orang, “kegagalan” mencerminkan perasaan finalitas, tetapi bagi seorang entrepreneur sejati, kegagalan adalah awal, sebuah batu loncatan untuk memperbaharui kinerja bisnis mereka di masa yang akan datang.

Strategi 12. Ubahlah Semuanya Menjadi Peluang

Keberuntungan adalah sesuatu yang berada pada tempat dan waktu yang tepat. Ciri umum yang dapat ditemukan pada orang-orang beruntung adalah bahwa mereka memanfaatkan kesempatan yang mereka dapatkan. Keberuntungan bukan suatu hal yang harus Anda tunggu kedatagannya sambil bersantai-santai, tetapi harus dikejar dan diraih. Napoleon pernah berkata, “ jangan beri saya jenderal-jenderal brillian, tetapi berilah saya jenderal-jenderal yang memiliki keberuntungan.”

Strategi 13. Jadikan Perubahan Sebagai Jalan Hidup

Luciono Benetton mengatakan, “ seorang yang mengusulkan perubahan akan memiliki energi dan gagasan luar biasa, penghargaan terbaik mengenai sesuatu diperlukan untuk menjalankan proyek itu. “
Kebanyakan entrepreneur adalah orang-orang yang fleksibel. Mereka juga orang yang terbuka menerima gagasan-gagasan baru dan selalu siap dengan perubahan yang bersifat konstan. Entrepreneur yang baik akan selalu mencari jalan bagaimana melakukan sesuatu dan percaya bahwa, sekali ia menentukan jalan, maka itu akan menjadi kemenangan absolute. Perubahan selalu bersifat konstan dan terjadi dimana-mana, maka pandai-pandailah dalam beradaptas dengan perubahan jika tidak ingin bisnis Anda bangkrut.

Strategi 14. Kembangkan Kontak-kontak Anda

Seorang entrepreneur sukses harus selalu membangun kontak bisnis dan sosial. Mereka harus mampu membangun jaringan yang luas dengan para banker, pengacara, konsultan, akuntan, analis, investor, polotisi, jurnalis dan yang lebih penting para pelanggan. Memelihara dan memperluas hubungan dapat dibarat kan seperti Anda menanam pohon, jika penanaman itu dilakukan dengan baik maka akan tumbuh banyak cabang yang saling mengait antar dahan. Dalam tahap awal karir Anda, hal penting yang harus Anda lakukan adalah mengembangkan hubungan Anda. Hal itu merupakan kunci kesuksesan bisnis Anda.

Strategi 15. Manfaatkan Waktu Anda dengan Bijak

Bagi seorang entrepreneur waktu sangatlah berharga. Seperti pepatah lama yang menurut mereka selalu benar : time is money . Diperlukan disiplin tinggi agar dapat memanfaatkan waktu setiap detik, jam, hari, minggu,bulan dan tahun dengan baik. Rutinitas yang terjaga dengan baik merupakan awal tepat yang dapat membantu Anda mengetahui wilayah-wilayah mana yang menghabiskan banyak waktu dan mana yang membutuhkan sedikit wktu. Ingatlah, setiap orang di muka bumi ini pastinya memiliki duapuluh empat jam dalam sehari, namun yang waktu menjadi sangat berharga adalah seberapa jauh Anda mampu memanfaatkan waktu itu dengan baik.

Strategi 16. Tentukan Standar Kesuksesan

Menurut William Kelvin, “ jika Anda dapat mengukur apa yang Anda katakan dan mengungkapkannya secara runtut berarti Anda mengetahui tentang apa yang Anda katakana; tapi jika Anda tidak dapat mengukurnya, dan tidak dapat mengungkapkan secara runtut berarti pengetahuan Anda amat dangkal dan tidak memuaskan.”
Benchmarking (tolak ukur) telah menjadi salah satu kata popular dalam dunia bisnis di tahun 1990-an. Benchmarking haruslah merupakan keadaan pikiran daripada ulasan kemampuan. Namun, benchmarking tidak boleh hanya menjadi sebuah obsesi berdasrkan angka.

Strategi 17. Jangan Bekerja Setengah-setengah.

Harold Genean mengatakan, “ siapa yang dipecat, mengapa, kapan dan bahkan bagaimana, berangkat dari karakter dasar perusahaan, manajemen dan kepemimpinannya.”
Jika Anda tidak memecat para staf Anda yang kerjanya setengah-setengah, maka Anda akan mengalami Kegagalan sebagai seorang entrepreneur. Orang yang dengan kinerja setengah-setengah akan menghasilkan produk yang setengah-setengah pula.

Strategi 18. Kejarlah Kualitas, Bukan Dollar

Tidak ada entrepreneur yang sukses atas usahanya sendiri yang menganggap akumulasi keberuntungan sebagai prioritas utama. Itu hanyalah proses untuk menghasilkan uang kompetisi, tantangan untuk memenangkan pertarungan bisnis. Namun bukan hanya uang semata-mata yang harus dikejar, kualitaslah yang akan memberikan kepuasan tersendiri bagi Anda. Jika Anda ingin membangun sebuah bisnis yang sukses, penting bagi Anda untuk mengadopsi wawasan jangka panjang dan tidak mengkonsentrasikan pada keuntungan jangka pendek.

Strategi 19. Bertindaklah Cepat di Tengah Krisis

Beberapa strategi dasar bertahan dalam keadaan krisis, yaitu :
• Selalu berpikir positif. Staf Anda mengharapkan Anda untuk memimpin mereka dalam keadaan sesulit apapun.
• Tentukan apa yang menjadi prioritas Anda. Fokuskan perhatian Anda pada prioritas itu, bertindaklah dengan cepat.
• Tanamkan kepercayaan dalam tim Anda dan jadikan krisis sebagai pengalaman yang mendidik.
Gagasan almarhum J. Paul Getty, seorang raja minyak dan salah satu orang terkaya di dunia. Dalam sebuah esainya yang berjudul “ The businessmen at Bay” , dia menyarankan langkah-langkah berikut ini untuk bertahan di saat-saat krisis :
• Apapun yang terjadi, jangan panik. Orang yang cepat panik tidak akan dapat berpikr dan bertindak secara efektif.
• Amati setiap faktor dalam situasi krisis dengan cermat. Manfaatkan semua sumber yang ada, baik intelegen maupun keuangan, kreatif maupun praktis.
• Rencanakan tindakan balasan dengan cermat dan secara mendetail, tetapi berilah kelonggaran untuk mengantipasi hambatan-hambatan yang tak terduga. Pastikan bahwa rencana Anda sesuai dengan sumber-sumber yang tersedia dan pastikan bahwa tujuan-tujuan Anda bisa dicapai.
• Bertindaklah dengan penuh keyakinan, milikilah tujuan yang jelas, agresif dan antusias, jangan ragu-ragu, karena di sini terdapat keteguhan hati, personality, dan energi seorang pemimpin mencapai puncaknya.

Strategi 20. Bila Jatuh, Cepatlah Bangun

Henry J. Kaiser mengatakan, “di dunia kerja, yang disebut masalah sesungguhnya adalah kesempatan yang menunggu dipungut.”

Strategi 21. Selalulah Merasa Puas

Kebahagiaan sejati bukan berarti Anda harus mampu meraih semua yang Anda inginkan, tetapi merasa puas dengan apa yang telah Anda miliki. Keberhasilan bisnis haruslah diikuti dengan kualitas lain agar bisa menjadi benar-benar bermakna. Mengelola bisnis yang sedang berkembang pesat membutuhkan dedikasi yang tidak mengenal lelah yang dapat menyedot energi jiwa, mengganggu perasaan dan menyesatkan pikiran.

Sumber referensi : Heinecke, William . 2002 . Menjadi Entrepreneur Sejati. Jakarta : Prestasi Pustaka Publisher.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s