Psikologi & Teknologi Internet

Kecanduan Komputer dan Internet

Komputer adalah alat elektronik yang dapat memanipulasi data berdasarkan beberapa intruksi tertentu yang telah disediakan. Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang artinya menghitung.

Internet berasal dari kata Interconnection Networking yaitu hubungan komputer dengan komputer lain yang membentuk sistem jaringan yang mendunia (mencakup seluruh dunia atau jaringan global).

Pada zaman modern seperti ini internet menjadi suatu media komunikasi dan informasi yang sangat dibutuhkan. Revolusi komputer dan internet pun memungkin kan setiap orang siapa saja dapat melakukan berbagai aktivitas di dunia maya, seperti belajar, bermain, mencari informasi, komunikasi atau bahkan bekerja. Untuk beberapa orang, mereka dapat duduk berlama- lama seharian penuh di depan komputer . Banyaknya fasilitas dan informasi yang disediakan oleh komputer dan internet membuat beberapa orang ketagihan. Akhirnya komputer dan internet menjadi candu seperti kebutuhan primer yang harus dipenuhi setiap saat. Orang – orang yang mudah berpotensi kecanduan komputer kebanyakan mereka yang aktif mempunyai blog atau website social networking yang juga menyediakan fsilitas cahatting games online di dalamnya.

Beberapa Bentuk Kecanduan Internet :
1. Ketagihan cybersex (berhubungan dengan situs-situs pornografi)
2. Kecanduan dalam menjalin hubungan di dunia maya melaui chatting
3. Net Compulsive ( game online)
4. Kecanduan surfing atau mengumpulkan data-data di internet

Kecanduan merupakan kondisi terikat pada kebiasaan yang sangat kuat dan tidak mampu lepas dari keadaan itu. . Cooper (2000) berpendapat bahwa kecanduan merupakan perilaku ketergantungan pada suatu hal yang disenangi. Biasanya seseoorang dapat dikatakan kecanduan apabila ia melakukan keiatan yang sama sebanyak 5 kali atau lebih pada hari yang sama. Perilaku kecanduan didasarkan teori hierarki kebutuhan Maslow (Putu, 2001) bahwa di dalam setiap diri individu ada dorongan untuk memenuhi kebutuhan pada tiap tingkatan.

Yanuar (2005) menyatakan bahwa secara umum ada dua faktor yang mempengaruhi kecanduan internet, yaitu faktor ekstern dan intern.
Faktor ekstern seperti lingkungan keluarga, lingkungan sosial, dan budaya.
Faktor intern merupakan faktor yang berasal dari dalam diri individu seperti kepribadian, kontrol diri, minat, motif, pengetahuan, dan usia.

Tidak ada kecanduan yang tidak memiliki dampak. Ketika pengguna komputer dan internet menggunakan secara berlebihan maka tidak menutup kemungkinan adanya gangguan adiktif dan bila terjadi permasalahan ketidakseimbangan kehidupan yang nyata, maka dapat dipastikan mereka mengalami perilaku kecanduan kompulsif terhadap computer dan internet.
Beberapa Dampak Penggunaan Komputer dan Internet Secara Adiktif :
1. Makan menjadi tidak teratur
Bermain internet di depan komputer menimbulkan keasikan tersendiri bagi penggunanya hingga melupakan rasa lapar yang dirasakan akibat perasaan senang yang berlebihan.
2. Kegagalan dalam mengatur waktu menyebabkan pekerjaan lain terabaikan dan tidur menjadi tidak teratur.
3. Kelelahan fisik
Beberapa penelitian tentang pengaruh komputer terhadap kesehatan secara berlebihan masih dalam penelitian lebih lanjut, sakit kepala, kelelahan pada mata, sakit pada sendi tangan, pegal, dsb merupakan keluhan-keluhan yang sering ditemukan pada pengguna komputer. Gangguan ini sering disebut dengan Computer Vision Syndrome (CVS)
4. Kegagalan dalam pendidikan atau pekerjaan
Beberapa laporan menyebutkan bahwa internet adiktif telah membuat beberapa mahasiswa gagal dalam memperoleh nilai (grade) yang memuaskan, beberapa diantaranya gagal samasekali, sama halnya dengan karyawan, penurunan produktivitas kerja membuat beberapa diantara mengalami PHK
5. Kegagalan dalam perkawinan atau menjalin hubungan
Beberapa laporan menyebutkan bahwa penyebab retaknya sebuah hubungan disebabkan pasangan yang lebih asyik mendownload atau mengakses situs porno sementara pasangan tidur sendirian
6. Gangguan psikologis
Seorang psikiater dari New York University, Dr. Joel Gold, menemukan adanya gangguan kejiwaan pada individu yang teradiktif internet, ia menyebutnya sebagai Truman Show Delusion, beberapa ahli lain menyebutnya sebagai internet delusion. Perilaku ini seperti gangguan delusi pada umumnya, individu seperti merasa dimatai-matai, berbicara sendiri menyangkut internet, pikiran yang tenggelam dengan dunia maya.

Sumber :
http://www.psikologizone.com/
http://etd.eprints.ums.ac.id/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s